SILAHKAN KLIK DAFTAR LABEL DI BAWAH INI UNTUK BISA MELIHAT ISI POSTING SELENGKAPNYA TERIMA KASIH

JALANI HIDUP INI APA ADANYA, SYUKURI APA YANG ADA DAN TERUS BERUSAHA UNTUK MENJADI LEBIH BAIK

Rabu, 31 Oktober 2012

SABLI.COM: CONTOH PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PPL DI SEKOLAH OLEH STAI NURUL HAKIM



 Bab 1
PENDAHULUAN


KETENTUAN UMUM
1.      Pedoman ini adalah untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hakim.
2.      Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan lanjutan dari Mata Kuliah Microteaching.
3.      Panitia PPL adalah panitia pengelola PPL Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab STAI Nurul Hakim yang ditetapkan dengan SK Ketua STAI Nurul Hakim.
4.      Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) adalah dosen tetap STAI Nurul Hakim yang ditetapkan dengan SK Ketua STAI Nurul Hakim.
5.      Kepala madrasah atau sekolah adalah kepala madrasah atau sekolah tempat PPL dilaksanakan.
6.      Guru pamong adalah para guru yang diusulkan oleh kepala madrasah atau sekolah yang ditempati sebagai lokasi PPL dan ditetapkan oleh SK Ketua STAI Nurul Hakim.
7.      Mahasiswa adalah mahasiswa peserta PPL Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab STAI Nurul Hakim yang telah menempuh dan lulus mata kuliah prasyarat PPL.



LATAR BELAKANG
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hakim memiliki 4 (empat) Program Studi, yaitu 1) Pendidikan Agama Islam, 2) Pendidikan Bahasa Arab, 3) Ekonomi Syariah, dan 4) Bimbingan dan Konseling Islam.
Praktek Pengalaman Lapangan merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab STAI Nurul Hakim untuk mendapat­kan gelar kesarjanaan. PPL terdiri dari 4 SKS yang diprogram­kan pada semester VII. PPL merupakan kegiatan akademik yang dilaksanakan oleh mahasiswa meliputi praktek mengajar secara terbimbing dan praktek mengajar mandiri.
Ditinjau dari sudut kurikulum, PPL dirancang secara khusus untuk menyiap­kan calon guru agar rnemiliki kompetensi keguruan yang ter­padu secara utuh sesuai tuntutan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen sehingga mahasiswa tersebut dapat mengemban tugas dan tanggung jawab secara profesional.
Setelah melaksanakan proses PPL diharapkan para mahasiswa memiliki bekal pengalaman dan pengetahuan yang akan menunjang profesionalitas mereka setelah menjadi guru. Ada­pun pengalaman dan pengetahuan yang dimaksudkan yakni:
1.     Mengenali lingkungan fisik, administratif, akademik, dan sosial lingkungan sekolah.
2.     Memiliki pemahaman tentang karakteristik peserta didik yang mencakup:
a.    Memahami karakteristik peserta didik baik segi fisik maupun mental yang terkait dengan berbagai persoalan dalam pernbelajaran.
b.   Memahami cara belajar peserta didik dalam penggal­an kelompok usia tertentu.
c.    Mengenal kemampuan awal peserta didik, termasuk kesulitan-kesulitan belajar yang dihadapinya.
3.     Penguasaan pembelajaran yang mendidik seperti:
a.  Menguasai prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
b.  Merancang pembelajaran yang mendidik.
c.  Melaksanakan pembelajaran yang mendidik.
d.  Menilai proses dan hasil pembelajaran yang mengacu pada tujuan utuh pendidikan.
4.     Mengembangkan kepribadian dan profesionalisme berupa:
a.    Mampu menilai kinerja sendiri yang dikaitkan dengan pencapaian tujuan utuh pendidikan.
b.   Mengembangkan dan menampilkan diri secara profesional.
c.    Berkontribusi terhadap perkembangan pendidikan di madrasah/sekolah dan masyarakat.
d.   Berkomunikasi dengan guru, orang tua siswa atau atau wali murid dan masyarakat sebagai stakeholder.



Bab 2
DESKRIPSI UMUM PPL



PENGERTIAN DAN TUJUAN
Praktek pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan pembelajaran mahasiswa di lapangan (madrasah/sekolah) yang mencakup latihan tugas mengajar maupun tugas-tugas ke­pendidikan di luar mengajar secara terbimbing dan mandiri untuk memenuhi tuntutan persyaratan profesi guru madrasah/sekolah.
Tujuan PPL adalah membentuk profesionalitas guru madrasah/sekolah yang memiliki kompetensi pedadogis, profesional, kepribadian, dan sosial.
KEGIATAN PPL
PPL merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi:
1.      Proses pembelajaran;
2.      Penguasaan bahan ajar;
3.      Administrasi madrasah/sekolah dan administrasi kelas; dan
4.      Pengembangan diri dan sosial.


PERSYARATAN PESERTA PPL
1.      Terdaftar sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab STAI Nurul Hakim;
2.      Memprogramkan PPL dalam KRS;
3.      Telah lulus mata kuliah prasyarat PPL; dan
4.      Maksimal menempuh 2 (dua) mata kuliah ketika melaksanakan PPL.


TEMPAT, WAKTU, PENGELOLA DAN PELAKSANA PPL
1.       Tempat
PPL dilaksanakan di madrasah atau sekolah yang ditunjuk.
2.      Waktu
PPL dilaksanakan pada Semester Ganjil.
3.      Pengelola
PPL dikelola oleh panitia yang ditetapkan dengan SK Ketua STAI Nurul Hakim.
4.    Pelaksana
PPL dilaksanakan oleh dosen pembimbing lapangan, kepala sekolah, dan guru pamong yang ditetapkan dengan SK Ketua STAI Nurul Hakim.


TUGAS PENGELOLA DAN PELAKSANA
1.       Pengelola PPL
a.       Ketua Program Studi
Ketua program studi sebagai pengarah dan pe­nanggungjawab pelaksanaat PPL.
b.      Ketua Panitia PPL
Ketua Panitia PPL bertugas:
1)   Menetapkan madrasah atau sekolah sebagai tempat pelaksanaan PPL.
2)   Mengusulkan dosen pembimbing lapangan dan guru pamong PPL.
3)   Melaksanakan pembekalan PPL.
4)   Mempersiapkan kelengkapan administrasi PPL.
5)   Memonitor ujian PPL dan penyerahan nilai.
6)   Menerima dan menginventaris nilai akhir PPL dari dosen pembimbing lapangan dan guru pamong.
7)   Menyusun laporan pelaksanaan PPL.
c.       Sekretaris Panitia PPL
Bertugas membantu Ketua Panitia dalam melaksa­nakan tugas-tugasnya.

d.  Koordinator lokasi PPL
Sebagai penanggungjawab pelaksana tingkat lapangan sesuai penempatannya.

2.      Pelaksana PPL
a.       Dosen Pembimbing Lapangan PPL
1)      Membimbing mahasiswa melaksanakan seluruh kegiatan PPL.
2)      Melakukan koordinasi penyerahan dan penarikan mahasiswa.
3)      Melakukan koordinasi pembimbingan maha­siswa dengan guru pamong.
4)      Membimbing, memeriksa, dan menanda-tangani perangkat pembelajaran yang dibuat mahasiswa.
5)      Membantu mengatasi permasalahan PPL yang dialami mahasiswa.
6)      Menguji praktek mengajar mahasiswa.
7)      Memerikasa laporan PPL mahasiswa, khususnya mengenai tata tulis, refleksi, dan saran.
8)      Bersama dengan guru pamong memberikan nilai akhir mahasiswa dengan mengacu pada pedoman penilaian.
9)      Kehadiran PPL untuk memantau pelaksanaan PPL di madrasah/sekolah tempat bertugas minimal 3 kali.

b.      Kepala Madrasah/Sekolah
1)      Mengkoordinasikan pelaksanaan PPL di sekolah.
2)      Mengesahkan perangkat pembelajaran, nilai, dan laporan PPL.

c.       Guru Pamong
1)      Menyiapkan kurikulum dan silabus mata pelajaran yang akan dipraktekkan.
2)      Membimbing dan memeriksa perangkat pembelajaran yang dibuat mahasiswa peserta praktek dan menandatangani bersama DPL.
3)      Membimbing praktek mengajar, praktek persekolahan, pengenalan administrasi madrasa/sekolah, dan penanganan kasus.
4)      Memberikan penilaian terhadap hasil praktek mahasiswa dengan mengacu pada pedoman penialaian yang telah ditetapkan.
5)      Menyerahkan nilai praktek mahasiswa kepada Panitia melalui DPL


HAK, KEWAJIBAN & SANKSI MAHASISWA
1.  Hak
a.  Mendapatkan bimbingan dari dosen dan guru pamong dalam melaksanakan PPL.
b.  Mempergunakan alat dan sumber belajar atas izin madrasah/sekolah tempat PPL.
c.  Memperoleh hasil nilai PPL.

2.    Kewajiban
a.  Mengikuti/melaksanakan seluruh kegiatan PPL.
b.   Melakukan konsultasi kepada dosen pembimbing lapangan dan guru pamong.
c.    Menyusun perangkat pembelajaran tertulis sebelurn melaksanakan praktek mengajar.
d.   Menaati ketentuan dan tata tertib PPL.
e.    Menaati tata tertib dan peraturan/ketentuan yang berlaku di sekolah tempat praktek.
f.     Membuat laporan tertulis yang diserahkan kepada dosen dan guru pamong. (Format seperti pada lampiran)

3.      Sanksi
Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi kewajiban, maka akan dikenakan sanksi sebagai berikut:
a.    Peringatan secara lisan
b.   Peringatan secara tertulis
c.    Ditarik dari tempat PPL

 

Bab 3
MEKANISME PELAKSANAAN KEGIATAN PPL




PEMBEKALAN PPL
1.     Pembekalan PPL dimaksudkan untuk memberikan wawasan praktis tentang program dan mekanisme pelaksanaan PPL.
2.     Pembekalan dilaksanakan oleh pengelola PPL sebelum peserta PPL diserahkan ke madrasah/sekolah.

3.     Materi pembekalan:       
a.    Kode etik di madrasah/sekolah.
b.   Isu-isu kontemporer pendidikan dan komitmen keprofesian calon guru
c.    Penguatan materi tentang pembuatan RPP dan silabus.
d.   Mekanisme pelaksanaan PPL.


OBSERVASI PROSES BELAJAR MENGAJAR DAN PERSEKOLAHAN
1.      Observasi proses belajar mengajar (PBM) dan persekolahan dilakukan mahasiswa sebelum melakukan praktek mengajar dan praktek persekolahan, untuk mengenal:
a.       Situasi dan kondisi fisik madrasah/sekolah.
b.      Personil maupun keadaan sosial madrasah/sekolah.
c.       Pelaksanaan PBM di madrasah/sekolah.
d.      Struktur organisasi madrasah/sekolah.
e.       Kurikulum madrasah/sekolah (perangkat pem­belajaran).
f.       Administrasi madrasah/sekolah dan administrasi kelas.
g.      Kesiswaan, antara lain: kesenian, olahraga, pramuka, karya wisata.
h.      Perpustakaan sekolah, antara lain: jenis dan jurnal buku, dan tata tertib perpustakaan (misalnya: peminjaman buku).
2.      Hasil observasi disusun dalam laporan singkat yang digabung dengan laporan akhir.
PELAKSANAAN PPL
1.        Praktek persekolahan mencakup: melaksanakan kegiatan­ kegiatan ko-kurikuler dan ekstra kurikuler.
2.        Mengerjakan tugas-tugas administrasi madrasah/sekolah dan kelas.
3.        Praktek mengajar terbimbing:
a.    Melakukan praktek mengajar di kelas dalam bimbingan guru pamong minimal 4 (empat) kali selama kegiatan PPL
b.   Sebelum praktek mengajar mahasiswa berkonsultasi dengan dosen pembimbing lapangan dan guru pamong.
4.        Praktek mengajar mandiri:
a.    Melakukan kegiatan mengajar sebagaimana layaknya guru kelas.
b.   Guru pamong memberikan penilaian dan umpan balik kepada mahasiswa mengenai proses dan hasil praktek.
c.    Mahasiswa dapat melakukan ujian praktek mengajar apabila telah melakukan praktek mengajar minimal 8 kali dan sudah dianggap layak oleh guru pamong dengan persetujuan dosen pembimbing lapangan.
5.        Latihan penanganan kasus:
a.     Latihan memberikan bimbingan kepada murid yang mengalami kesulitan belajar (seperti: prestasi belajar rendah, lambat mengerjakan tugas, motivasi/minat belajar rendah, dan sebagainya).
b.    Latihan menangani kasus dapat dilaksanakan simultan dengan praktek mengajar atau praktek persekolahan
c.     Latihan penanganan kasus dilakukan dalam prosedur sebagai berikut:
1)       Melakukan observasi perilaku  siswa dalam PBM di kelas
2)       Menganalisis data dan dokumen terkait.
3)       Merumuskan (menegaskan dan mengklarifikasi) masalah yang dihadapi siswa.
4)       Mendiaagnosis (mencari faktor penyebab) masalah yang dihadapi siswa.
5)       Melakukan bimbingan dengan prinsip, prosedur, dan teknik bimbingan yang tepat.
6)       Mengevaluasi dan memonitor hasil bimbingan.
d.    Mahasiswa membuat laporan kasus “latihan penanganan kasus” sesuai dengan langkah-langkah (prosedur) latihan seperti tesebut pada butir.
6.        Ujian Praktek mengajar
a.     Mahasiswa yang akan ujian harus menyiapkan perangkat mengajar sebanyak 3 eksemplar, masing-masing satu eksemplar untuk guru pamong, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa.
b.    Ujian praktek dilaksanakan secara bersama oleh guru pamong dan dosen pembimbing lapangan atau dapat dilakukan secara terpisah.

7.     Penyusunan laporan PPL
a.     Pada akhir seluruh kegiatan PPL mahasiswa membuat laporan mandiri sebanyak 4 eksemplar, masing-­masing untuk:
1)   Guru pamong/madrasah/sekolah
2)   Dosen pembimbing lapangan
3)   Panitia PPL
4)   Mahasiswa yang bersangkutan
b.    Laporan PPL mencakup paparan kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa.
c.     Sistematika laporan mengikuti panduan terlampir
d.    Laporan PPL diserahkan paling lambat satu minggu setelah penarikan mahasiswa dari sekolah.


Bab 4
PENILAIAN PPL




KETENTUAN PENILAIAN
1.      Penilaian meliputi keseluruhan unsur dan aspek kegiatan.
2.      Penentuan keherhasilan untuk setiap aspek dan unsur bersifat kuantitatif dan kualitatif.
3.      Unsur-unsur yang dievaluasi secara kuantitatif:
a.    Penyusunan perangkat pembelajaran
1)      Merumuskan indikator
2)      Kesesuaian indikator dengan kompetensi dasar
3)      Kesesuaian bahan ajar dengan indikator
4)      Kesesuaian metode ajar dengan bahan ajar
5)      Kesesuaian bahan ajar dengan alat media
6)      Kesesuaian metode langkah-langkah pem-belajaran dengan komponen di atas.
7)      Kesesuaian metode dengan alat evaluasi
b.   Praktek mengajar di kelas:
1)      Membuka kegiatan pembelajaran
a)    Melakukan aperesiasi
b)   Menyampaikan tujuan pembelajaran
c)    Memberikan motivasi siswa
2)      Mengelola KBM
a)    Penguasaan bahan belajar
b)   Memberikan contoh-contoh konkret
c)    Memberikan latihan-latihan
d)   Menggunakan alat/sumber/media
e)    Memberikan kesempatan kepada siswa terlibat
f)    Memberikan penguatan
g)   Penggunaan metode pembelajaran
h)   Menggunakan pendekatan pembelajaran
3)      Menutup kegiatan pembelajaran
a)    Melakukan tes/evaluasi
b)   Memberikan umpan balik kepada siswa
c)    Memberikan tindak lanjut, konsolidasi (informasi materi akan datang dihubungkan dengan materi yang telah disajikan)
4)      Kualitas tulisan di papan tulis
a)    Keterbacaan dengan baik
b)   Keindahan tulisan
c)    Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar
c.    Kepribadian, kedisiplinan, dan hubungan sosial
1)        Kepribadian
a)      Kepemimpinan
b)     Tanggungjawab
c)      Stabilitas emosi dan kepercayaan diri
d)     Keramahan dan kesupelan
e)      Kekritisan dan kreatifitas
f)       Kemampuan berkomunikasi
g)      Kematangan dan kedewasaan
h)     Kerapian dan kesopanan
i)        Rasa hormat dan penghargaan kepada orang lain
2)        Kedisiplinan dan hubungan sosial
a)      Kehadiran di madrasah/sekolah
b)     Kehadiran di dalam kelas
c)      Hubungan dengan guru pamong di madrasah/sekolah
d)     Hubungan dengan guru di madrasah/ sekolah
e)      Hubungan dengan sesama mahasiswa PPL
f)       Hubungan dengan siswa di madrasah/ sekolah
g)      Ketertiban dalam lingkungan kerja
d.   Praktek persekolahan
1)      Keaktifan mengikuti upacara
2)      Keaktifan dalam piket
3)      Keaktifan dalam upacara
4)      Keaktifan dalam bimbingan kegiatan ekstra
5)      Keaktifan mengikuti kegiatan sekolah
6)      Keterlibatan dalam penanganan administrasi
e.    Penanganan kasus
1)      Amatan perilaku
2)      Analisis dokumen
3)      Penegasan/klarifikasi masalah
4)      Mendiagnosis masalah
5)      Layanan bimbingan
6)      Evaluasi dan monitoring hasil.
4.      Unsur-unsur kegiatan PPL yang dievaluasi dengan tidak menggunakan skor adalah:
a.       Pembekalan PPL
b.      Laporan PPL
5.      Unsur kegiatan PPL yang dinilai dan tim (personil) penilai tampak sebagaimana tertera dalam tabel berikut.
6.      Nilai akhir PPL dan penentuan kelulusan dilihat dari keseluruhan unsur kegiatan PPL dan ditetapkan oleh dosen pembimbing lapangan bersama guru pamong.






Tabel 1
Unsur Penilaian dan Penilai PPL

No
Unsur dan Aspek Kegiatan PPL
Kode Format
Penilaian
1.
Pembekalan PPL (hadir penuh/tak hadir)
-
Ketua Panitia PPL
2.
Penyusunan perangkat Pembelajaran
P1
Guru Pamong dan DPL
3.
Praktek mengajar di kelas
P2
Guru Pamong dan DPL
4.
Kepribadian dan hubungan sosial
P3
Guru Pamong
5.
Praktek Persekolahan dan penanganan kasus
P4
Guru Pamong dan DPL
6.
Laporan PPL
-
DPL
7.
Nilai akhir PPL dan penentuan kelulusan PPL II
-
Guru Pamong dan DPL


Tabel 2
Unsur dan Pembobotan Penilaian PPL

No
Unsur dan Aspek Kegiatan PPL
Bobot (%)
1.
Pembekalan PPL (hadir penuh/tak hadir)
-
2.
Praktek Penyusunan perangkat pembelajaran (PI)
25
3.
Praktek mengajar di kelas (P2)
30
4.
Kepribadian dan hubungan sosial (P3)
20
5.
Praktek Persekolahan dan penanganan kasus (P4)
15
6.
Laporan PPL (P5)
10
7.
Nilai akhir PPL dan penentuan kelulusan PPL II
100

Tabel 3
Penskoran Nilai Akhir PPL

SKOR
HURUF
91 – 100
A+
86 – 90
A
81 – 85
A-
76 – 80
B+
71 – 75
B
66 – 70
B-
61 – 65
C+
56 – 60
C
51 – 55
C-
< 50
D

7.      Mahasiswa dinyatakan lulus PPL apabila mahasiswa memperoleh nilai akhir (NA) minimal C.



PENYERAHAN NILAI
1.      Nilai tiap unsur kegiatan dihimpun oleh dosen pem­bimbing lapangan dari seluruh personil yang terlibat dalam penilaian.
2.      Setelah menghitung nilai akhirnya, guru pamong membuat berkas nilai PPL II sebanyak 2 (dua) eksemplar yang diserahkan pada panitia ujian, dengan penggunaan distribusi sebagai berikut:



BAB 5
PETUNJUK DAN TATA TERTIB PELAKSANAAN PPL




KETENTUAN BAGI MAHASISWA
Bagi mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa peserta PPL harus mengikuti tata tertib di bawah ini:
1.      Hadir di sekolah/madrasah tempat praktek secara rombongan pada tanggal yang telah ditentukan dengan membawa berkas penempatan.
2.      Menghadiri penyerahan dari lembaga ke pihak sekolah/madrasah oleh dosen pembimbing lapangan kepada kepala sekolah/madrasah.
3.      Kelompok mahasiswa yang ditempatkan di satu sekolah disebut unit praktekan. Untuk setiap unit praktekan harus ada ketua dan wakil ketua unit praktekan yang dipilh oleh dan dari anggota itu sendiri. Selama PPL, praktekan dalam unit tersebut harus mengadakan pertemuan minimal satu minggu sekali untuk mendiskusikan hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan PPL. Jika  diperlukan, dapat mengundang guru pamong atau dosen pem­bimbing lapangan
4.      Setiap mahasiswa hanya mengikuti latihan praktek kependidikan pada sekolah/madrasah dengan bimbingan guru pamong.
5.      Setiap mahasiswa vang telah ditempatkan pada sekolah tertentu tidak diperbolehkan pindah sekolah lain tanpa seijin pihak sekolah, dosen pembimbing lapangan dengan persetujuan ketua panitia PPL dengan mempertimbang­kan berbagai alasan akademis yang dapat menghambat pelaksanaan praktek mahasiswa di tempat asal.
6.      Apabila mahasiswa praktekan berhalangan hadir karna sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan, hendaklah memberitahu secara tertulis kepada kepala sekolah atau guru pamong yang, bersangkutan dan jika berhalangan lebih dari dua kali berturut, harus pula memberitahukan kepada dosen pembimbing lapangan.
7.      Mengikuti jadwal untuk melakukan kegiatan observasi PBM dan pelaksanaan praktekum yang telah ditentukan oleh guru pamong, kepala sekolah/madrasah tempat praktek.
8.      Sebelum mengajar di kelas, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) harus dipersiapkan terlebih dahulu dan dikonsultasikan serta ditandatangani oleh Guru Pamong dan Dosen Pembimbing Lapangan.
9.      Ketentuan dan format RPP disesuaikan dengan format yang dibakukan di sekolah atau madrasah tempat praktek.
10.  Ketentuan dalam praktek mengajar:
a.    Penyusunan RPP
1)      Untuk setiap kali praktek, mahasiswa praktekan harus membuat RPP sesuai materi yang akan disampaikan.
2)      RPP ditulis tangan pada buku folio bergaris sebanyak 3 (tiga) eksemplar dengan menyediakan lembar perbaikan/komentar dari guru pamong dan dosen pembimbing lapangan.
b.   Kehadiran mengajar.
1)      Kehadiran mengajar minimal sesuai jadwal yang diberikan sekolah/madrasah.
2)      Untuk jadwal kegiatan praktek selain mengajar di kelas disepakati bersama guru pamong dengan persetujuan kepala sekolah/madrasah.
11.  Seorang praktekan baru diperkenankan ujian apabila memenuhi persyaratan berikut:
a.       Kehadiran mahasiswa praktekan di sekolah/madrasah sekurang-kurangnya 80% dari seluruh waktu kegiatan PPL
b.      Telah melaksanakan praktek mengajar di kelas minimal 4 RPP untuk 4 kali pertemuan
c.       Menyiapkan RPP yang telah ditandatangani Guru Pamong dan Dosen Pembimbing Lapangan sesuai untuk materi yang akan dipakai pada ujian praktek.
12.  Beberapa ketentuan mengenai ujian
a.       Jadwal dan waktu ujian ditentukan oleh guru pamong dengan mengacu kepada alokasi waktu yang telah ditentukan oleh Panitia PPL.
b.      Jadwal ujian disampaikan oleh mahasiswa ke dosen pembimbing lapangan minimal tiga hari sebelum ujian.
c.       Mahasiswa praktekan yang akan menempuh ujian harus hadir di sekolah/tempat latihan paling lambat 15 mennit sebelum ujian dilaksanakan.
d.      Alokasi waktu untuk ujian disesuaikan dengan jumlah alokasi waktu yang ditetapkan sekolah atau madrasah.
e.       Nilai akhir PPL ditetapkan berdasarkan ketentuan pada Bab IV bagian penilaian.
13.  Setiap mahasiswa praktekan harus mematuhi peraturan, tata tertib sekolah, dan tata tertib pelaksanaan PPL sesuai dengan yang tercantum dalam Buku Panduan PPL. Bagi mereka yang tidak mematuhi peraturan dan tata tertib dikenai sanksi sebagai berikut:
a.       Peringatan lisan
b.      Peringatan secara tertulis
c.       Penangguhan kegiatan praktek
d.      Penarikan dari kegiatan PPL.

KETENTUAN BAGI PIHAK LAIN YANG TERLIBAT DALAM KEGIATAN PPL
1.      Setiap pihak yang terlibat dalarn PPL memahami posisi dan fungsi serta tugas kewenangan masing-masing, saling menhormati posisi, fungsi, serta tugas kewenangan masing-masing.
2.      Setiap pihak yang terlibat dalam PPL melaksanakan tugas masing-masing sebaik-baiknya demi kemaslahatan ber­sama, khususnya bagi siswa.
3.      Setiap pihak yang terlibat pada PPL senantiasa menjaga hubungan yang harmonis, manusiawi, dan bermanfaat bagi upaya pendidikan.
4.      Setiap pihak yang terlibat dalam PPL berpenampilan dan berperilaku pedagogis sebagaimana mestinya seorang pen­didik yang dijadikan "uswatun hasanah" (tauladan) oleh peserta didik.
5.      Setiap pihak yang terlibat dalam PPL menempuh jalur musyawarah dengan mengedepankan aspek akademis dalam menyelesaikan persoalan atau masalah selama pelaksanaan PPL dan senantiasa berupaya mencari dan menemukan solusi atau jalan keluar terbaik untuk kebaikan bersama.




Bab 6
SIKAP DAN TUGAS MAHASISWA PESERTA PPL
 


Dalam menjalankan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan di sekolah atau madrasah, mahasiswa peserta PPL hendaknya memperhatikan serta melaksanakan hal-hal yang pada umumnya dituntut dari seorang calon pendidik yang baik, antara lain:
1.      Mengenakan busana yang sopan dan rapi sesuai kode etik mahasiswa STAI Nurul Hakim dan atau kode etik guru se­suai yang berlaku di sekolah atau madrasah tempat praktek.
2.      Mengatur rambut dan menghias diri, sesuai dengan ketentuan dari sekolah atau madrasah tempat latihan.
3.      Terlebih dahulu menghubungi kepala sekolah/madrasah untuk memperoleh penjelasan-penjelasan sebelum mernulai tugas-tugas latihan.
4.      Berusaha untuk berkenalan dengan staf sekolah/tempat berlatih.
5.      Berada di sekolah/tempat latihan paling lambat 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
6.      Mengisi daftar presensi atau daftar hadir yang disediakan oleh sekolah setiap kali hadir.
7.      Membiasakan diri memberi salam kepada kepala sekolah/madrasah, guru-guru dan pegawai tata usaha.
8.      Menyapa para siswa dengan sebutan anak-anak.
9.      Membiasakan diri untuk memulai dan meninggalkan kelas dengan mengucapkan salam.
10.  Selalu berusaha untuk memulai mengajar dengan papan tulis bersih.
11.  Sebelum memulai pelajaran memeriksa apakah alat-alat pelajaran yang dibutuhkan sudah tersedia.
12.  Menempatkan penghapus sedemikian rupa sehingga tidak mengotori meja dan peralatan lainnya.
13.  Hendaknya selalu memulai menulis dari tepi sebelah kiri atas papan tulis, kecuali menulis huruf Arab. Tulisan rapi dan jelas.
14.  Tidak terlalu lama membelakangi murid-murid saat menulis di papan tulis.
15.  Tidak berbicara sambil menulis di papan tulis.
16.  Tidak selalu duduk selama mengajar.
17.  Ketika mengajar berusaha menerapkan prinsip pernbelajaran yang PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan)
18.  Ketika mengajar harus memperhatikan murid dan menarik perhatian murid untuk belajar.
19.  Tidak memulai mengajar bila kelas masih gaduh, bersikap dan berusaha menenangkan kelas.
20.  Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam memberikan pelajaran maupun di luar kelas.
21.  Berusaha untuk tidak menyinggung perasaan murid-murid baik melalui ucapan maupun tindakan.
22.  Mengikuti petunjuk-petunjuk guru pamong, kepala sekolah dan dosen pembimbing dalam melakukan tugas-tugas latihan.
23.  Memanfaatkan waktu terluang sebaik mungkin dalam rangka praktek.
24.  Tidak meninggalkan sekolah tanpa seijin guru pamong atau kepala sekolah.
25.  Berusaha untuk tidak nnengasingkan diri dari guru-guru Sehingga merupakan kelompok (mahasiswa) tersendiri.
26.  Dalam waktu istirahat ikut membantu mengawasi murid-murid dan mempelajari tingkah laku mereka.
27.  Berusaha agar pergaulan dengan rekan-rekan mahasiswa dengan murid-murid sekolah berada dalam batas-batas sopan santun.
28.  Hendaknya tidak menganggap dirinya lebih pandai dari dari guru pamong
29.  Berusuha bergaul dengan kepala sekolah, guru, dan pegawai secara kekeluargaan dan sopan.
30.  Memperhatikan dengan baik tata tertib di sekolah  tempat latihan dan ikut berusaha melaksanakan serta memeliharanya.
31.  Membuat laporan observasi dan PPL secara tertlis


Lampiran 1


KODE ETIK GURU INDONESIA

1.         Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangunan yang Pancasilais dan agamis.
2.         Guru memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing.
3.         Guru mengadakan komunikasi terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik, tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan.
4.         Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua murid sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik.
5.         Guru memelihara hubungan baik dengan masyarakat di sekitar sekolah maupun masyarakat yang lebih luas untuk kepentingan pendidikan.
6.         Guru secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu profesinya.
7.         Guru menciptakan dan memelihara hubungan antara sesama guru baik berdasarkan lingkungan kerja maupun di dalam hubungan keseluruhan.
8.         Guru secara bersama-sama memelihara, mcmbina, dan meningkatkan mutu organisasi guru profesional sebagai sarana pengabdiannya.
9.         Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.






Lampiran 2


FORMAT PENILAIAN RENCANA
PEMBELAJARAN



 

NILAI (PI)

Madrasah/Sekolah        : ………………………………………
Nama Mahasiswa          : ………………………………………
NIMKO                       : ………………………………………  
Jurusan                         : ………………………………………
Mata Pelajaran               : ………………………………………
Kelas/Semester             : ………………………………………  NIP                              : ………………………………………  



Amatilah rancangan proses pembelajaran yang akan dilakukan oleh mahasiswa di dalam kelas, apakah komponen-komponen rencana pembelajaran telah sesuai/mendukung tercapainya standar kompetensi yang telah ditetapkan, apakah masing-masing komponen saling mendukung.

 
 










1.
Rumusan Kompetensi Dasar sesuai dengan Standar Kompetensi

1 2 3 4 5
2.
Rumusan indikator sesuai dengan Kompetensi Dasar       

1 2 3 4 5
3.
Rumusan indikator menggunakan kata kerja operasional                  

1 2 3 4 5
4.
Rumusan indikator mencakup tiga ranah (kognitif, afektif, dan psikomotorik)

1 2 3 4 5
5.
Kesesuaian materi pembelajaran dengan indikator          

1 2 3 4 5
6.
Kesesuaian metode atau strategi dengan indikator

1 2 3 4 5
7.
Menggunakan metode yang variatif
1 2 3 4 5
8.
Kesesuaian media dengan materi pembelajaran

1 2 3 4 5
9.
Kesesuaian langkah-langkah pembelajaran dengan metode atau strategi yang ditetapkan

1 2 3 4 5
10.
Kesesuaian evaluasi dengan indikator     
1 2 3 4 5


Kediri,……………………………
Guru Pamong/Dosen Pembimbing Lapangan*



……………………………………….


PI = (Jumlah nilai x 2) x 20 %


Keterangan: Jumlah nilai tertinggi = 50
*Coret yang tidak perlu













Lampiran 3


FORMAT PENILAIAN PRAKTEK
MENGAJAR DI KELAS



 

NILAI (PII)

Madrasah/Sekolah        : ………………………………………
Nama Mahasiswa          : ………………………………………
NIMKO                       : ……………………………………… 
Jurusan                         : ………………………………………
Mata Pelajaran               : ………………………………………
Kelas/Semester             : ………………………………………  NIP                              : ……………………………………… 



Amatilah proses pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa di dalam kelas atau di luar kelas (jika pembelajaran dilakukan di luar kelas). Untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kegiatan Praktek mahasiswa perlu dilakukan pengamatan sejak proses membuka pelajaran sampai dengan kegiatan menutup kegiatan pembelajaran.

 
 










A.
Membuka kegiatan pembelajaran


1.       Menyampaikan tujuan pembelajaran, apersepsi atau pre-test                   
2.       Memberikan motivasi siswa

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
B.
Mengelola KBM


1.       Penguasaan materi pembelajaran
2.       Terampil dalam menjelaskan
3.       Memberikan contoh-contoh konkret
4.       Terampil dalam bertanya dan menjawab siswa                     
5.       Memberikan latihan-latihan  
6.       Menggunakan alat/sumber/media
7.       Memberikan kesempatan kepada siswa terlibat                               
8.       Memberikan Penguatan       
9.       Penggunaan metode pembelajaran yang variatif                               
10.   Menggunakan pendekatan pembelajaran
11.   Menerapkan pembelajaran PAIKEM      
12.   Terampil dalam mengelola kelas
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
C.
Menutup kegiatan pembelajaran


1.       Melakukan tes/evaluasi
2.       Memberikan umpan balik kepada siswa
3.       Memberikan tindak lanjut, konsolidasi (informasi materi akan datang dihubungkan dengan materi yang telah disajikan)    
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5



1 2 3 4 5
D.
Kualitas tulisan di papan tulis


1.       Keterbacaan dengan baik     
2.       Keindahan tulisan               
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
E.
Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar

1 2 3 4 5

Kediri,……………………………
Guru Pamong/Dosen Pembimbing Lapangan*



……………………………………….

PII = Jumlah nilai x 30 %


Keterangan: Jumlah nilai tertinggi = 100
*Coret yang tidak perlu

Lampiran 4


FORMAT PENILAIAN KEPRIBADIAN
DAN HUBUNGAN SOSIAL



 

NILAI (PIII)

Madrasah/Sekolah        : ………………………………………
Nama Mahasiswa          : ………………………………………
NIMKO                       : ……………………………………… 
Jurusan                         : ………………………………………
Mata Pelajaran               : ………………………………………
Kelas/Semester             : ………………………………………  NIP                              : ……………………………………… 



Amatilah perilaku mahasiswa untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kepribadian dan kompetensi sosial mahasiswa perlu dilakukan pengamatan selama di sekolah dan di luar sekolah.

 
 







A.
Kepribadian


1.       Kepemimpinan
2.       Tangungiawab
3.       Kestabilan dalam emosi                   
4.       Tegas dan percaya diri dalam tugas
5.       Keramahan dan kesupelan
6.       Kekritisan dan kreativitas
7.       Kemampuan berkomunikasi
8.       Kematangan dan kedewasaan
9.       Kerapian dan kesopanan
10.   Rasa hormat dan penghargaan kepada orang lain
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5



B.
Kedisiplinan dan hubungan sosial


1.       Kehadiran di sekolah          
2.       Kehadiran di dalam kelas tepat waktu
3.       Menjalin hubungan baik dengan Kepala
4.       Menjalin hubungan baik dengan Guru Pamong
5.       Hubungan dengan guru di sekolah
6.       Hubungan dengan sesama mahasiswa PPL
7.       Hubungan dengan siswa di sekolah
8.       Ketertiban dalam lingkungan kerja
9.       Menjaga nama baik sekolah tempat praktek Menjaga nama baik almamater     
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5


Kediri,……………………………
Guru Pamong/Dosen Pembimbing Lapangan*



……………………………………….

PIII = Jumlah nilai x 20 %


Keterangan: Jumlah nilai tertinggi = 100
*Coret yang tidak perlu







Lampiran 5


FORMAT PENILAIAN
PRAKTEK PERSEKOLAHAN DAN
PENANGANAN KASUS



 

NILAI (PIV)

Madrasah/Sekolah        : ………………………………………
Nama Mahasiswa          : ………………………………………
NIMKO                       : ……………………………………… 
Jurusan                         : ………………………………………
Mata Pelajaran               : ………………………………………
Kelas/Semester             : ………………………………………  NIP                              : ……………………………………… 




Amatilah perilaku mahasiswa untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktek persekolahan dan penanganan kasus yang dilakukan oleh mahasiswa selama di sekolah atau di luar sekolah.

 
 







A.
Praktek persekolahan


1.       Keaktifan mengikuti upacara
2.       Keaktifan dalam piket
3.       Keaktifan dalam bimbingan kegiatan ekstra
4.       Keaktifan mengikuti kegiatan sekolah      
5.       Keterlibatan dalam penanganan administrasi
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5





B.
Penanganan kasus


1.       Kemampuan mengidentifikasi masalah siswa
2.       Kemampuan mengklarifikasi masalah
3.       Mendiagnosis masalah
4.       Layanan bimbingan
5.       Kemampuan memecahkan masalah belajar

1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

1 2 3 4 5




Kediri,……………………………
Guru Pamong/Dosen Pembimbing Lapangan*



……………………………………….

PIV = (Jumlah nilai x 2) x 15 %


Keterangan: Jumlah nilai tertinggi = 50
*Coret yang tidak perlu












Lampiran 6


PETUNJUK PENULISAN
LAPORAN PPL


ISI LAPORAN
a.        Laporan PPL adalah laporan individual (disusun perseorangan).
b.       Laporan ini dibuat dalam rangkap tiga, yaitu:
1.       Satu berkas untuk dosen pembimbing lapangan
2.       Satu berkas untuk panitia
3.       Satu berkas untuk kepala sekolah tempat melaksanakan PPL.
c.        Laporan ini harus sudah disampaikan kepada Dosen Pembimbing Lapangan seminggu setelah pelaksanaan PPL berakhir/penarikan.

Bab I   Hasil Observasi
A.      Murid-murid
B.      Guru-guru, kepala sekolah, dan struktur organisasi
C.      Sarana/perlengkapan
D.     Perpustakaan
E.      Kondisi fisik sekolah
F.       Masyarakat sekitar
G.     Masalah-masalah yang dihadapi sekolah
H.     Simpulan dan saran

Bab II  Pengalaman Praktek Mengajar
A.      Satuan Pelajaran
B.      Keterampilan Mengajar
C.      Tugas mengajar tanpa persiapan Satuan Pelajaran
D.     Masalah-masalah dan alternatif pemecahan
E.      Simpulan dan saran


Bab III            Pengalaman Layanan Bimbingan
A.      Perencanaan
B.      Pelaksanaan
C.      Evaluasi dan tindak lanjut

Bab IV Pengalaman Kegiatan Ekstra Kelas
A.      Perencanaan
B.      Pelaksanaan.
C.      Masalah-masalah dan alternatif pemecahan
D.     Simpulan dan saran

Bab V  Pengalarnan Latihan Admistrasi Sekolah
            dan Penanganan Kelas
A.      Latihan administrasi sekolah
B.      Latihan administrasi kelas
C.      Latihan penanganan kasus
D.     Masalah-masalah dan alternatif pemecahan
E.      Simpulan dan saran

Lampiran-lampiran


BENTUK LAPORAN
a.   Laporan diketik di atas kertas HVS, ukuran kuarto (A4).
b.  Laporan diketik computer dengan menggunakan huruf time new roman 12.
c.   Jarak antara baris satu dan baris berikut pada isi bab dan daftar isi adalah dua spasi.
d.  Batas tepi kiri, tepi atas, tepi kanan, dan tepi bawah, masing-masing kira-kira 4 cm, 4 cm, 3 cm dan 3 cm.
e.   Pengetikan alinea baru diketik menjorok ke dalam enam pukulan tik dari tepi kiri.
f.   Judul bab dan subbab diketik dengan huruf besar (kapital) semua. Nomor bab menggunakan angka romawi. Tiap awal kata judul subbab harus diketik dengan huruf besar kecuali kata sambung.

g.   Penomoran dalam uraian isi bab atau sub bab sebagai berikut:

     A.
1.
         a.
                             1)
                                      a)
                                               (1)
                                                         (a)
                                                                 dst.

h.  Judul tabel diketik di atas tabel sedangkan judul untuk bagan, diagram atau gambar diketik di sebelah bawah.
i.    Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).






















Lampiran 7

CONTOH HALAMAN DEPAN LAPORAN


LAPORAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN
DI MA DI PUTRI NURUL HAKIM
SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2011/2012






Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Tugas
Penyelesaian PPL


Oleh:
Nama     : …………………………..
NIMKO : …………………………..
Prodi       : …………………………..



PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NURUL HAKIM
KEDIRI LOMBOK BARAT NTB
2011

Lampiran 8

CONTOH LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN


LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN
DI MA DI PUTRI NURUL HAKIM KEDIRI
SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2011/2012







Menyetujui:

Dosen Pembimbing Lapangan,




________________________
NIP.
Kepala MA Putri Nurul Hakim,




________________________
NIP.






Lampiran 9

KEGIATAN MONITORING


PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN
PRODI PAI STAI NURUL HAKIM


A.      Waktu dan Pelaksana Kegiatan Monitoring
1.     Hari/tanggal                               : ……………………...
2.     Nama pelaksana monitoring        : ……………………...

B.      Data Sekolah Tempat PPL
1.     Nama Madrasah/Sekolah                        : ……………………...
2.     Alamat Madrasah/Sekolah          : ……………………...
3.     Wilayah                                      : ……………………...
4.     Nama Kepala Sekolah                 : ……………………...
5.     Jumlah kelas yang digunakan       : ……………………...
6.     Jumlah Guru Pamong                 : ……………………...

C.      Data Mahasiswa dari Dosen Pembimbing Lapangan
1.       Jumlah mahasiswa PPL  : ……… orang
§  Perempuan              : ……… orang
§  Pria                         : ……… orang
2.       Lama kegiatan PPL: dari bulan ……… s/d bulan ………
3.       Dosen Pembimbing Lapangan : ……………………..

D.     Kegiatan Monitoring
1.       Kehadiran mahasiswa PPL sampai dengan kunjungan monitoring
§  Hadir          : ……… Mahasiswa
§  Tidak hadir : ……… Mahasiswa
2.       Kegiatan observasi hari tanggal …………. s/d …...…….
Obyek observasi:
……………………………………………………………………………………………………………………
Kegiatan mengajar
……………………………………………………………………………………………………………………
3.       Kegiatan
a.        Pramuka
b.       UKS
c.        Kegiatan administrasi
d.       Membimbing siswa
e.        Upacara
f.        Olahraga
4.       Kehadiran Dosen Pembimbing Lapangan pada saat kegiatan monitoring:
……………………………………………………………………………………………………………………


Tanggapan dan saran dari:
1.         Kepala Sekolah:
a.        Tanggapan kepada Dosen Pembimbing Lapangan
Ø  Kehadiran: …………………………………………………………………………………………………………
Ø  Bimbingan:
…………………………………………………………………………………………………………
b.       Tanggapan kepada rnahasiswa:
Ø  Kehadiran: …………………………………………………………………………………………………………
Ø  Sikap: …………………………………………………………………………………………………………
Ø  Kegiatan: …………………………………………………………………………………………………………


2.      Guru Pamong
a.      Tanggapan kepada Dosen Pembimbing Lapangan
……………………………………………………………………………………………………………………
b.   Tanggapan kepada Mahasiswa
……………………………………………………………………………………………………………………
c.   Tanggapan terhadap Program PPL
……………………………………………………………………………………………………………………
d.   Saran-saran: ……………………………………………………………………………………………………………………

3.         Mahasiswa
a.      Tanggapan kepada Dosen Pembimbing:
……………………………………………………………………………………………………………………
b.     Tanggapan kepada Kepala Sekolah
……………………………………………………………………………………………………………………
c.      Tanggapan kepada Guru Pamong
……………………………………………………………………………………………………………………
d.     Saran - saran:
……………………………………………………………………………………………………………………

4.         Dosen Pembimbing Lapangan
a.     Tanggapan kepada Kepala Sekolah tentang kegiatan PPL:
……………………………………………………………………………………………………………………
b.    Tanggapan kepada Guru Pamong tentang cara penilaian, sikap, dan  komunikasi:
……………………………………………………………………………………………………………………
c.     Tanggapan kepada mahasiswa tentang sikap, kehadiran, dan komunikasi:
……………………………………………………………………………………………………………………


Kediri, ……………………….
Pelaksana Monitoring,



………………………………
NIP.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar