KELUARGA BESAR PONPES. ITTIHAAD AL-UMAM EGOK MENGUCAPKAN SELAMAT MENGIKUTI UJIAN NASIONAL ( UN ) TANGGAL 14 S/D 16 APRIL 2014 KEPADA SISWA/SISWI MA. ITTIHAAD AL-UMAM EGOK. "SEMOGA MEMPEROLEH KELULUSAN DENGAN NILAI YANG TERBAIK". AMIIIIIN. ADMIN: SABLY EL-ITTIHAD EGOK HP. 081 917 335 600

SILAHKAN KLIK DAFTAR LABEL DI BAWAH INI UNTUK BISA MELIHAT ISI POSTING SELENGKAPNYA TERIMA KASIH

Minggu, 28 Oktober 2012

SABLI.COM: CONTOH LAPORAN KEGIATAN PPL DI SEKOLAH. MTs. ITTIHAAD AL-UMAM EGOK OLEH IKIP MATARAM TAHUN PELAJARAN 2012-2013

Assalamualaikum sahabat blogger. Di sini saya coba untuk memposting hasil laporan kegiatan PPL yang dilakukan oleh mahasiswa IKIP mataram di MTs. Ittihaad Al-Umam, Egok. tahun 2012.
Semoga laporan ini bermanfaat untuk kita semua, amin. 
Created By: Sably El-Ittihad Egok
 Info lengkapnya gabung dulu di DI SINI


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya yang telah menjadikan pena dan buku sebagai sarana ilmu pengetahuan, sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan PPL ini dengan terencana dan tepat waktu. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat serta pengikutnya yang selalu setia sampai akhir zaman.
Penyusun menyadari sepenuhnya penyusunan laporan ini tidak akan terselesaikan tanpa adanya bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Melalui kesempatan ini penyusun tidak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1.      Bapak Dr. H. Lalu Said Ruhpina, SH.,MS selaku Rektor IKIP Mataram
2.      Bapak Drs. Sumarjan, M.Si selaku Dekan FPMIPA IKIP Mataram
3.      Bapak Sutarto, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan
4.      Bapak Abdul Hapiz, SS, M.Pd selaku kepala MTs. Ittihaad Al-Umam
5.      Bapak Ahmad Kamarudin, SH selaku Koordinator PPL
6.      Bapak Jamuhur, S.Pi selaku Guru Pamong
7.      Bapak dan Ibu guru beserta staf Tata Usaha MTs. Ittihaad Al-Umam
8.      Teman-teman mahasiswa KKN-PPL Terpadu di MTs. Ittihaad Al-Umam yang selalu memberikan suport dan motivasi kepada penyusun
9.      Semua pihak yang telah membantu baik secara moril maupun materil
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan dan kesalahan oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari pembaca demi kesempurnaan laporan ini.
Akhirnya semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penyusun dan pembaca pada umumnya.
Mataram,         November 2012

Mahasiswa PPL


ABSTRAK
Yayasan Ponpes Ittihaad Al-Umam Egok merupakan salah satu yayasan yang bergerak dibidang pendidikan yang berdiri tahun 2002 M/1423 H dengan SK izin Operasional No. Wx/3-d/PP.03.2/1444/2002 tanggal 07 September 2002. Saat ini yayasan ponpes ini memiliki 3 lembaga formal, yaitu Raudhtul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Saat ini yayasan ponpes Ittihaad Al-Umam Egok dipimpin oleh TGH. Abdul Kahar Ahmad.
Dalam kegiatan belajar-mengajar, mahasiswa calon pendidik harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: realisasi mengajar terbimbing, realisasi mengajar sendiri.
Selama kegiatan PPL ada beberapa faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kegiatan tersebut, yaitu : 1. Faktor pendukung yakni pihak yayasan dan sekolah yang telah menerima mahasiswa PPL untuk praktik mengajar dengan baik, bersedianya warga sekolah diwawancarai, kelengkapan administrasi sekolah, sehingga selama mahasiswa mengadakan observasi tidak mengalami kesulitan, warga sekolah yang patuh pada aturan dan tata tertib yang  telah  dibuat dan disepakati, 2. Faktor penghambat : a) Hambatan dari peserta didik yang akan melaksanakan praktikum yaitu kurangnya alat dan bahan, sehingga praktikum tidak dapat terlaksana dengan maksimal, selain itu juga sulitnya memperoleh literature yang menjadi pendukung dalam memperkaya materi yang akan diajarkan pada peserta didik, b) Hambatan dari peserta didik lainnya adalah terbatasnya buku-buku (LKS) untuk pegangan peserta didik yang ada di perputakaan, adanya sejumlah peserta didik yang membuat keributan pada saat proses belajar mengajar berlangsung dan atau tidak mau memperhatikan pada saat pendidik PPL memberikan penjelasan materi pelajaran, untuk mata pelajaan yang ada pada jam-jam terakhir, peserta didik sering gelisah akibat kurang konsentrasi dalam menerima pelajaran, karena ingin segera keluar dan pulan, peserta didik yang kurang aktif dalam bertanya atau mengeluarkan pendapat apabila mengalami kesulitan, sehingga pendidik PPL sulit untuk mengetahuinya.
Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini, diharapkan calon pembimbing (konselor) dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya, keterampilan dalam mengajar sekaligus sebagai tolok ukur dalam membimbing selanjutnya.Baca Selengkapnya




BAB I
PENDAHULUAN
A.    Analisis Situasi
Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren (YP3) Ittihaad Al-Umam adalah sebuah pesantren di Lombok dengan alamat lengkap Jl. Raya Egok Suka Makmur Gerung Lombok Barat Nusa Tenggara Barat kode pos 83363. YP3 Ittihaad Al-Umam berdiri pada tahun 1423 H/2002 M, yang merintis adalah Bapak Tgh. Abdul Kahar Ahmad pada tahun 2002 M. Lembaga Pendidikan yang ada di Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam selanjutnya disingkat menjadi YP3 Ittihaad Al-Umam ini adalah Raudhatul Athfal (RA.), Madrasah Tsanawiyah (MTs.), Madrasah Aliyah (MA.) Adapun program pembinaan khusus yang dibuka adalah Majlis Taklim, Diniyah, Karate (Bela Diri), Pembinaan Kaligrafi, Pramuka, Pidato 3 Bahasa, Bulu Tangkis dan olahraga lainnya.
Sejarah berdirinya YP3 Ittihaad Al-Umam resminya ditetapkan tahun 1423 H atau 2002 M, dimana pada tahun tersebut beliau baru kembali dari tanah suci Makkah setelah bermukim selama + 23 Tahun. Barulah pada saat itu beliau memulai dedikasinya dengan mengajar mengaji Al qur’an dan dasar-dasar agama Islam bagi masyarakat lingkungannya yaitu di Dusun Egok Suka Makmur Gerung Lombok Barat. Kegiatan beliau membimbing anak-anak mengaji di Aula yaitu di samping rumah beliau, pengajian terus berjalan dengan baik sampai pada akhirnya kebutuhan pendidikan dalam masyarakat mulai tumbuh.
Kehadiran beliau mengajar di Mushalla tersebut tidak sekedar membimbing anak-anak kampung Egok saja, juga menarik minat para pemuda dan orang-orang tua. Setelah para santri cukup lama mengikuti pengajian-pengajian halaqah beliau dalam bermacam-macam cabang ilmu, maka pada tahun itu juga masyarakat Egok berinisiatif untuk membangun sebuah madrasah dan pondok-pondok kecil.
Pada tahun 2001  masyarakat mengadakan rapat tertutup yang akan membahas tentang pembentukan lembaga pendidikan tingkat dasar yaitu membangun gedung madrasah tingkat Tsanawiyah. Gedung yang didirikan ini  fungsi  utamanya adalah untuk mewujudkan pemikiran masyarakat Egok di kala itu yang semakin hari semakin termotivasi untuk melihat anak-anaknya menimba ilmu di tempat yang cukup baik dan memadai.
Pada tahun 2002 gedung madrasah sudah terbangun di atas area berluaskan 5000 m2 yang diberi nama MTs. Ittihaad Al-Umam Egok. Lembaga pondok ini bertanggung jawab menjalankan pendidikan formal maupun non formal dengan sistem asas agama.
Pada tahun 2004 masyarakat mendirikan tingkat Madarasah Aliyah. Keberadaan gedungnya masih menggunakan gedung Ponpes. ittihaad Al-umam, yaitu MTs. Ittihaad Al-Umam menggunakan gedung lantai I sedangkan MA. Ittihaad Al-Umam menggunakan gedung lantai II.
Dalam perkembangan selanjutnya, YP3 Ittihaad Al-Umam mengalami perkembangan yang cukup pesat. Lembaga-lembaga pendidikan mendapat akreditasi. Pada tahun 2007 MTs. Ittihaad Al-umam Egok (terakreditasi B), pada tahun 2010 MA. Ittihaad Al-Umam Egok (terakreditasi B) dan pada tahun 2010 juga RA. Ittihaad Al-Umam Egok (Terdaftar). Kehadiran YP3 Ittihaad Al-Umam nantinya diharapkan supaya bisa mentransformasikan budaya keislaman pesantren kedalam ummat dan masyarakat. Dengan visi dan misi utama YP3 Ittihaad Al-Umam mencoba untuk memberikan kontribusi positif dalam membangun sumber daya manusia yang bisa berdaya saing.
Transformasi itu dijalankan dengan tetap berpegang pada keyakinan bahwa agama merupakan satu-satunya wasilah untuk mendapatkan ridha Allah SWT bagi kebahagiaan dunia dan akhirat. Secara strategis hal ini dicapai dengan menyiapkan dan mewujudkan santri yang unggul, terampil dan berjiwa islami.
Seluruh potensi dan kemampuan dicurahkan untuk merealisasikan misi tersebut. Hal ini semakin dipertegas dengan tidak terlibatnya pada dogma pondok pesantren dari luar  dan kepada organisasi masyarakat apapun sehingga dapat secara independen menentukan langkah dan memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam bidang pendidikan dan pengajaran.
Memasuki usianya yang ke 11 tahun, YP3 Ittihaad Al-Umam terus berbenah diri dengan selalu meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran, melengkapi fasilitas pendidikan, membina kader-kader generasi berprestasi baik dalam pondok pesantren dan masyarakat.
YP3 Ittihaad Al-Umam Egok saat ini dipimpin oleh Tgh. Abdul Kahar Ahmad dan H. Muhlis sebagai sekretaris I dan H. Munahar Jalal, S.PdI sebagai sekretaris II.
Untuk saat ini MTs. Ittihaad Al-Umam dikepalai oleh Abdul Hapiz, SS. M. Pd dan MA. Ittihaad Al-Umam dikepalai oleh Drs. H. Tamjidillah.  Adapun kurikulum pendidikan yang digunakan adalah integritas dari kurikulum pesantren.
Kurikulum Kementerian Agama RI  adalah sebagai berikut:
1.      Al-Qur’an Hadits
2.      Akidah Akhlak
3.      Fiqih
4.      SKI
5.      Bahasa Arab
6.      Bahasa Indonesia
7.      Bahasa Inggris
8.      PKn
9.      Matematika
10.  Biologi
11.  Fisika
12.  IPS Terpadu
13.  Penjaskes
14.  TIK

Sedangkan Kurikulum Pesantren adalah sebagai berikut:
1.        Imla’ Khot
2.        Tajwid
3.        Nahu dan Sharef
4.        Fara’idh
5.        Muhadharah
6.        Pembinaan bahasa Asing (Arab dan Inggris)
7.        Seni Membaca Al-Qur’an
8.        Kaligrafi
9.        Dan kitab-kitab klasik lainnya


Tujuannya adalah untuk menciptakan alumni-alumni yang mampu menghadapi zaman. guna menciptakan pendidikan yang efektif dan efisien serta terencana. Pengasuh pondok pesantren Ittihaad Al-Umam Egok menyusun kegiatan santri dalam bentuk harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Kegiatan harian yang dimulai pada pukul 04.00 WITA dan berakhir pada pukul 10.15 WITA Malam.
Adapun kegiatan harian itu adalah sebagai berikut:
1.      Shalat subuh berjamah
2.      Latihan bahasa arab dan inggris
3.      Mandi, sarapan shalat duha
4.      Masuk kelas (madrasah)
5.      Shalat zuhur berjamaah
6.      Makan siang
7.      Muthalaah Santri (istirahat)
8.      Shalat ashar berjamaah
9.      Olahraga
10.  Shalat magrib berjamaah
11.  Pengajian
12.  Shalat isa berjamaah
13.  Makan malam
14.  Belajar malam
15.  Istirahat
Kegiatan Mingguan adalah sebagai berikut:
1.      Ratiban dan yasinan
2.      Pengajian umum
3.      Ziarah Kubur
4.      Jum’at bersih
5.      Latihan berpidato
6.      Latihan kepramukaan
7.      Kaligrafi


Kegiatan Bulanan yaitu yasinan umum Asrama dan Pengajian Bahsul masa’il Ponpes. Ittihaad al-Umam. Kegiatan Tahunan:
1.      Safari Ramadhan
2.      Perayaan Hari Besar Islam (PHBI)
3.      Studi banding
4.      Lomba Kesiswaan
5.      Perayaan HULTAH Ponpes. Ittihaad Al-Umam
Fasilitas sarana dan prasarana
Kelengkapan fasislitas sarana dan prasarana belajar santri merupakan sarana salah satu perhatian utama pengurus pondok pesantren Ittihaad Al-Umam Egok. Ada pun fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pondok pesantren Ittihaad Al-Umam Egok meliputi:
1.      Aula Putra
2.      Aula Putri
3.      Ruang Belajar
4.      Ruang Praktikum Komputer
5.      Asrama Santri
6.      Kantor Organisasi
7.      Perpustakaan
8.      Kantin dan Koperasi
9.      Lapangan Olahraga

Prestasi dan Alumni
Berbagai macam prestasi dibidang agama akademis, olahraga, seni dan bidang kepramukaan baik bertarap lokal maupun kabupaten yang diraih oleh santri-santri di pondok pesantren Ittihaad Al-Umam  Egok. Selain itu kiprah pondok pesantren Ittihaad Al-Umam   Egok tidak hanya di wilayah lokal melainkan sudah provinsi. Hal ini terbukti sudah banyaknya alumni pondok pesantren ini yang mampu berkiprah dan melanjutkan pendidikannya di luar Lombok seperti Jawa, Surabaya dan Jakarta.
B.     Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan KKN-PPL
Perumusan program kerja Praktik Pengalaman Lapangan yang selanjutnya disingkat PPL adalah langkah awal dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus sebagai pedoman operasional pelaksanaan PPL dan merupakan tolok ukur untuk mengetahui tingkat keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan PPL di MTs. Ittihaad Al-Umam Egok Suka Makmur.
Adapun penyusunan program kerja dan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, maka perlu dilaksanakan persiapan-persiapan sebagai berikut :
1.      Observasi keadaan sekolah dan kondisi sekolah
2.      Pengumpulan data tentang sekolah
3.      Penyusunan program kerja
4.      Diskusi dengan guru pamong tentang program yang akan dilaksanakan.
Adapun rancangan kegiatan PPL yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut :
No
Materi Kegiatan
Waktu Pelaksanaan
Hasil yang diharapkan
1
Melaksanakan KBM di kelas dengan materi Sistem Gerak pada Manusia
Rabu, 29 Agustus 2012
dan
Kamis, 30 Agustus 2012
KBM dapat berlangsung dengan baik dan peserta didik mampu memahami serta memecahkan masalah yang diberikan oleh pendidik secara berkelompok yang berkaitan dengan materi pelajaran yang disampaikan.
2
Melaksanakan KBM di kelas dengan materi Sistem Pencernaan pada Manusia
Selasa, 4 September 2012
dan
Rabu, 5 September 2012
Peserta didik mampu memahami materi dengan baik dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
3
Melaksanakan KBM di kelas dengan materi Sistem Pernapasan pada Manusia
Kamis, 6 September 2012
dan
Selasa, 11 September 2012
Peserta didik dapat mengerti tentang materi yang diajarkan dan mampu mencari jalan keluar atas pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh pendidik.
4
Evaluasi
Rabu, 12 September 2012
Peserta didik dapat menjawab dengan tepat dan benar beberapa pertanyaan yang diberikan.
5
Melaksanakan KBM di kelas dengan materi Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Selasa, 18 September 2012
dan
Kamis, 20 September 2012
Dengan memahami sistem peredaran darah pada tubuh manusia, peserta didik diharapkan dapat mengerti tentang nama organ-organ yang terlibat di dalam sistem tersebut dan bisa menyebutkan nama penyakit-penyakit yang terjadi pada sistem tersebut.
6
Melaksanakan KBM di kelas dengan materi Struktut dan Fungsi Tubuh Tumbuhan
Rabu, 19 September 2012
dan
Selasa, 25 September 2012
Dengan mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan bisa membedakan organ pokok pada tubuh tumbuhan dan membuka kesadaran peserta didik akan pentingnya memelihara lingkungan.
7
Melaksanakan praktikum dan KBM di kelas dengan Materi Fotosintesis
Rabu, 26 September 2012
dan
Kamis, 27 September 2012
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian fotosintesis dan mampu memahami tata cara pembuatan makanan pada tubuh tumbuhan.
8
MID Semester
Selasa, 2 Oktober 2012
Peserta didik dapat menjawab dengan tepat dan benar soal MID Semester.
9
MID susulan dan Refleksi
Rabu, 3 Oktober 2012
Peserta didik dapat menjawab dengan tepat dan benar soal MID susulan dan peserta didik dapat meningkatkan motivasi dirinya dalam belajar.
10
Remedial
Kamis, 4 Oktober 2012
Peserta didik dapat mengulangi kembali materi yang belum dimengerti.


BAB II
PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL

Untuk kelancaran kegiatan PPL yang dilaksanakan dari tanggal 27 Agustus 2012 sampai dengan 3 November 2012, maka perlu dilakukan tahapan-tahapan yang konkrit. Adapun tahapan tersebut, sebagai berikut.
A.    Persiapan
1.      Observasi
Observasi adalah suatu kegiatan untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam pengamatan, penelitian, pendekatan, dan analisis terhadap berbagai situasi dan kondisi serta berbagai aspek yang berkaitan dengan kegiatan PPL yang dilaksanakan di MTs. Ittihaad Al-Umam Egok.
  1. Tujuan Observasi
a.       Sebagai langkah awal untuk mengenal tempat pelaksanaan PPL.
b.      Untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan mengenai keadaan sekolah.
c.       Untuk mendapatkan data kependidikan yang dibutuhkan oleh Dosen sebagai bekal untuk terjun ke dunia pendidikan dalam menjalankan tugas sebagai konselor atau pembimbing.
  1. Ruang Lingkup Observasi
Observasi dalam pelaksanaan PPL meliputi hal-hal sebagai berikut:
a.       Situasi dan kondisi yang meliputi:
1)      Keadaan gedung MTs. Ittihaad Al-Umam Egok
2)      Letak dan batasan-batasannya
3)      Identifikasi sekolah
4)      Sarana dan prasarana yang ada di sekolah
b.      Gedung sekolah yang meliputi jumlah ruang kelas.
c.       Ketenagaan yang meliputi:
1)      Kepala Sekolah
2)      Keadaan guru
3)      Keadaan tenaga administrasi
4)      Petugas bimbingan dan konseling
5)      Petugas dan tenaga kependidikan lainnya
d.      Peserta didik Tahun Pelajaran 2012/2013 yang meliputi:
1)      Jumlah peserta didik
2)      Tingkat kecerdasan peserta didik
3)      Keadaan sosial ekonomi sekolah
4)      Pembinaan peserta didik
e.       Pengelolaan yang meliputi:
1)      Pengelolaan kelas
2)      Struktur organisasi kelas
3)      Kegiatan belajar peserta didik

B.     Penyusunan Program
Tahap penyusunan program kerja bimbingan dan konseling pada sekolah praktek adalah mengikuti langkah-langkah antara lain:
1.      Mempelajari program bimbingan dan konseling secara operasional.
2.      Mengkonsultasikan program yang disusun pada Guru Pamong dan Dosen Pembimbing.
3.      Menentukan alokasi waktu dengan mempertimbangkan jam efektif sekolah.
4.      Pengesahan program yang telah disusun kepada guru pamong, kepala sekolah dan dosen pembimbing lapangan.
5.      Penyelidikan fasilitas seperti instrumen-instrumen yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data peserta didik dan fasilitas lainnya yang menunjang keberhasilan dalam melaksanakan PPL.

C.    Pelaksanaan Program
Setelah program kegiatan disusun dan disetujui oleh guru pamong, maka dengan berpedoman pada program tersebut dan melaksanakan program yang telah disusun dan disesuaikan dengan alokasi waktu yang telah ditentukan. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan selama kegiatan PPL dengan kelas binaan VIII adalah sebagai berikut.
1.      Kegiatan Orientasi
Pelaksanaan kegiatan orientasi dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2012 – 02 September 2012 dengan hasil situasi dan kondisi MTs. Ittihaad Al-Umam Egok :
a.       Keadaan gedung sekolah
b.      Letak MTs. Ittihaad Al-Umam Egok terletak di jalan raya Desa Suka Makmur Gerung Lombok Barat
c.       Sarana dan prasarana
Sarana dan prasarana yang menunjang pelaksanaan proses belajar mengajar secara umum terdiri atas:
1)      Perlengkapan Sound System
2)      Komputer
3)      Papan Pengumuman
4)      Papan Charta
5)      Mikroskop
6)      Meja dan Kursi
7)      Kalender Pendidikan
2.      Gedung sekolah, meliputi:
a.       Denah sekolah (terlampir)
b.      Jumlah ruangan
Gedung MTs. Ittihaad Al-Umam Egok dibangun dengan konstruksi permanen dan memiliki ruangan sebagai berikut:
1)      Ruang Kepala Sekolah                               : 1 ruangan
2)      Ruang Tata Usaha                                      : 1 ruangan
3)      Ruang Guru                                                : 1 ruangan
4)      Ruang multimedia                                      : 1 ruangan
5)      Ruang kelas                                                : 6 ruangan
6)      WC Guru                                                    : 1 ruangan
7)      Areal parkir guru dan karyawan                 : 1 ruangan
8)      WC siswa                                                    : 3 ruangan
9)      Laboratorium IPA                                      : 0 ruangan
10)  Ruang penyimpanan bahan praktikum       : 0 ruangan
11)  Ruang UKS                                                            : 0 ruangan
12)  Ruang baca/perpustakaan                           : 1 ruangan
13)  Ruang OSIS                                               : 1 ruangan
14)  Pos jaga Satpam                                          : 0 ruangan
15)  Ruang koperasi sekolah                              : 0 ruangan
16)  Ruang Kantin                                             : 1 ruangan
c.       Staf MTs. Ittihaad Al-Umam Egok
1)      Kepala Sekolah
Kepala Sekolah berwenang atau bertanggung jawab penuh terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepala Sekolah juga merupakan supervisor dan peninjau tugas-tugas guru, staf administrasi, dan petugas lainnya. Kepala sekolah juga mempunyai tugas-tugas diantaranya :
a)      Menyelenggarakan administrasi secara statis dan dinamis dengan dibantu oleh wakil-wakil kepala sekolah.
b)      Membuat rencana harian, mingguan, bulanan, dan tahunan.
c)      Membina tercapainya kegiatan belajar mengajar dengan baik.
d)     Membina dan membimbing setiap tugas dalam bidang masing-masing.
e)      Mengatur dan mendaya gunakan sarana serta tenaga yang ada demi tercapainya tujuan yang diinginkan.
f)       Menyusun pembagian tugas belajar-mengajar.
g)      Menentukan kebijakan,  mengadakan rapat, dan mengatur organisasi sekolah.
2)      Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan
Secara umum tugas Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan adalah membantu Kepala Sekolah dalam mengkoordinir kegiatan peserta didik, tugas secara khusus meliputi: mengawasi kegiatan yang bersifat ekstrakurikuler dan merencanakan penerimaan peserta didik baru serta mengkoordinir tata tertib sekolah. Disamping tugasnya secara umum, Wakasek bagian kesiswaan juga memiliki tugas pokok yang menyusun dan melaksanakan program-program kesiswaan yaitu :
a)      Menyusun pembinaan kesiswaan/OSIS
b)      Melaksanakan bimbingan, pengarahan, dan pengendalian kegiatan peserta didik/OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah serta pemilihan pengurus OSIS
c)      Membina pengurus OSIS dalam berorganisasi
d)     Menyusun program dan jadwal pembinaan peserta didik dan insidential
e)      Membina dan melaksanakan koordinasi, keamanan, kebersihan, ketertiban, kerindangan, keindahan, dan kekeluargaan (7 K)
f)       Melaksanakan pemilihan calon peserta didik untuk mewakili sekolah dalam kegiatan diluar sekolah
g)      Mengatur mutasi peserta didik
h)      Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan peserta didik secara berkala
3)      Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum
Tugasnya adalah sebagai berikut :
a)      Menyusun program pengajaran.
b)      Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran.
c)      Menyusun jadwal evaluasi belajar dan pelaksanaan ujian akhir (UAN/UAS).
d)      Menerapkan kriteria persyaratan naik/tidak naik kelas dan kriteria kelulusan.
e)      Mengatur jadwal penerimaan buku laporan pendidikan dan STTB.
f)       Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan satuan pelajaran.
g)      Menyusun laporan pelaksanaan pelajaran.
4)      Wakil Kepala Sekolah Bagian Sarana dan Prasarana
Tugasnya adalah sebagai berikut :
a)      Menyusun recana urusan sarana dan prasarana
b)      Mengkoordinasi pendayagunaan sarana dan prasarana
c)      Pengelolaan pembiayaan alat-alat pembelajaran
d)      Menyusun laporan pelakasanaan kegiatan humas secara berkala
5)      Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas
Adapun tugas dari Wakasek bagian Humas, yaitu mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua wali, membina hubungan antar sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya, menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala.
6)      Pengelola Perpustakaan
Adapun tugas dari pengelola perpustakaan antara lain, yaitu meningkatkan gemar membaca dan cinta buku, memotivasi peserta didik untuk senang berkunjung ke perpustakaan, meningkatkan pengelolaan dan tata tertib, menyediakan daftar katalog dan peminjam.
7)      Wali Kelas
Adapun tugas wali kelas antara lain :
a)      Pengelolaan kelas
b)      Penyelenggaraan administrasi kelas yang meliputi:
·         Denah tempat duduk peserta didik
·         Papan absensi peserta didik
·         Daftar pelajaran kelas
·         Daftar piket kelas
·         Buku absensi peserta didik
·         Buku kegiatan belajar mengajar
·         Tata tertib kelas
·         Penyusunan/pembuatan statistic bulanan peserta didik
·         Pengisian daftar kumpulan nilai peserta didik (leger)
·         Pembuatan/pencatatan khusus tentang siwa
·         Pencatatan mutasi peserta didik
·         Pengisian buku laporan pendidikan (raport)
·        Pembagian buku laporan pendidikan (raport)
8)      Guru
a)      Membuat program pengajaran/rencana kegiatan belajar mengajar
b)      Membuat satuan pelajaran (persiapan mengajar)
c)      Melaksanakan kegiatan belajar mengajar
d)      Melaksanakan kegiatan penilaian semester atau tahunan
e)      Mengisi daftar nilai peserta didik
f)       Melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar
g)      Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
h)      Melaksanakan kegiatan bimbingan guru dalam kegiatan proses KBM.
i)        Membuat alat pelajaran (alat program)
j)        Membuat alat pelajaran (alat peraga)
k)      Menciptakan karya seni
l)        Mengikuti perkembangan kurikulum
m)    Melaksanakan tugas tertentu sekolah
n)      Mengadakan pengembangan setiap bidang pengajaran yang menjadi tanggung jawab
o)      Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar masing-masing peserta didik
p)      Membuat Lembar Kerja Peserta didik (LKS)
q)      Meneliti daftar hadir peserta didik sebelum memulai belajar
r)       Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
9)      Jumlah guru di MTs. Ittihaad Al-Umam Egok
Guru Tetap Yayasan                       : 10 orang
Guru Tidak Tetap Yayasan             : 15 orang
10)  Keadaan Peserta didik Tahun Pelajaran 2012/2013
a)      Tingkat Kecerdasan
Dilihat dari nilai raport dan tingkat kecerdasan peserta didik MTs. Ittihaad Al-Umam Egok menunjukkan bahwa mereka mempunyai daya serap dan pengetahuan yang normal seperti sekolah-sekolah lainnya. Ini dapat dilihat dari kemampuan dalam menyerap dan menerima pelajaran yang diajarkan.
b)      Tingkat Sosial Ekonomi
Peserta didik MTs. Ittihaad Al-Umam Egok berasal dari keluarga petani, wiraswasta, dan pegawai negeri.
c)      Pembinaan Peserta didik
Dalam pembinaan peserta didik ini, selain dilaksanakan oleh guru pada saat proses belajar mengajar, juga disediakan wadah khusus, seperti les-les pada setiap bidang studi, pramuka, dan lain-lain.
d)     Pengelolaan MTs. Ittihaad Al-Umam Egok
Pengelolaan kelas diserahkan kepada wali kelas masing-masing dan guru bidang studi. Peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar akan menjadi bahan diskusi antara wali kelas, guru bidang studi, dan guru pembimbing.
e)      Struktur Organisasi di MTs. Ittihaad Al-Umam Egok terdiri dari:
·         Wali Kelas
·         Ketua Kelas
·         Wakil Ketua Kelas
·         Sekretaris
·         Bendahara
f)       Pembagian Tugas Harian
Dalam menunjang proses belajar mengajar di kelas, tugas peserta didik meliputi kebersihan, ketertiban, keamanan, kedisiplinan, kenyamanan, dan keindahan.
g)      Kegiatan Belajar mengajar
Kegiatan proses belajar mengajar di MTs. Ittihaad Al-Umam Egok dilaksanakan pada pagi hari mulai dari Jam 07.30-12.55 WITA.

D.    Analisis Hasil Pelaksanaan
Selama kegiatan PPL ada beberapa faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kegiatan PPL tersebut, faktor tersebut yakni sebagai berikut :
1.      Faktor pendukung
Faktor-faktor yang mendukung mahapeserta didik dalam PPL dan pelaksanaan praktek mengajar adalah:
·         Pihak yayasan dan madrasah yang telah menerima mahasiswa PPL untuk praktek mengajar dengan baik.
·         Bersedianya warga madrasah diwawancarai.
·         Kelengkapan administrasi madrasah, sehingga selama mahasiswa mengadakan observasi tidak mengalami kesulitan.
·         Warga madrasah yang patuh pada aturan dan tata tertib yang  telah  dibuat dan disepakati.
2.      Faktor penghambat
Dalam melaksanakan PPL kependidikan di MTs. Ittihaad Al-Umam  tidak terlepas dari hambatan-hambatan baik yang berasal dari faktor internal maupun eksternal, hambatan tersebut antara lain :
a.       Hambatan dari mahasiswa sendiri
1)      Masih adanya mata kuliah yang diprogramkan pada saat PPL, sehingga dapat mengganggu jam PPL di sekolah.
2)      Kurangnya bahan dan alat praktikum, sehingga jika akan mengadakan kegiatan praktikum sulit untuk dilaksanakan.
3)      Sulitnya memperoleh literatur yang menjadi pendukung dalam memperkaya materi yang akan diajarkan pada peserta didik.
b.      Hambatan dari luar
1)      Terbatasnya buku paket di perpustakaan sebagai pegangan peserta didik.
2)      Adanya sejumlah peserta didik yang membuat keributan pada saat proses belajar mengajar berlangsung atau tidak mau memperhatikan pada saat guru PPL memberikan penjelasan materi pelajaran.
3)      Untuk mata pelajaan yang ada pada jam-jam terakhir, peserta didik sering gelisah akibat kurang konsentrasi dalam menerima pelajaran, karena ingin segera keluar dan pulang.
4)      Peserta didik yang kurang kreatif dalam bertanya atau mengeluarkan pendapat apabila mengalami kesulitan, sehingga guru PPL sulit untuk mengetahuinya.
3.      Solusi
Untuk mengatasi masalah yang bersumber dari mahasiswa sendiri, yaitu dengan cara berkonsultasi dengan guru pamong dan rekan-rekan PPL lainnya. Disamping itu motivasi dari dalam diri sendiri juga sangat mendukung dalam rangka meningkatkan kemampuan serta pengetahuan mahasiswa.
Sedangkan masalah yang datangnya dari luar mahasiswa diatasi dengan alternatif sebagai berikut :
a.       Untuk mengatasi kurangnya sarana pelajaran terutama buku yang menunjang, mahasiswa memberikan tugas-tugas yang berpatokan pada berbagai buku paket yang dapat melengkapi pengetahuan. Di samping itu mahasiswa juga berusaha memberikan saran-saran kepada peserta didik agar lebih banyak membaca untuk menambah pengetahuan dan wawasan yang dimilikinya.
b.      Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik mahasiswa menyarankan agar pada saat guru menjelaskan materi pelajaran hendaknya selalu diperhatikan dengan sebaik-baiknya.
c.       Untuk mengatasi kurangnya persiapan peserta didik dan kedisiplinan peserta didik dalam menerima pelajaran, mahasiswa memberikan pengarahan atau nasehat kepada peserta didik serta dengan berkonsultasi dengan guru, khususnya wali kelas.
d.      Untuk sistem pelajaran yang lebih kompleks, kami sebagai seorang guru masih belum banyak yang dapat dipelajari karena dalam hal ini kami juga dalam tahap belajar, secara umum untuk mengatasi semua kesulitan atau hambatan dalam mengajar adalah dengan menggunakan berbagai macam metode dalam mengajar, melakukan pendekatan-pendekatan dan bimbingan dengan bantuan dari guru-guru maupun guru pamong.
e.       Mengelola materi pelajaran semenarik mungkin dengan menggunakan berbagai metode, sehingga minat belajar peserta didik pada pelajaran dapat meningkat.
f.       Untuk mengatasi dan memberikan bimbingan kepada peserta didik yang agak nakal kami lakukan di luar kelas dengan cara memanggilnya dan memberikan nasehat-nasehat serta melakukan pendekatan, berusaha mengenal karakteristik, maupun latar belakang peserta didik yakni mengenai keluarga, ekonomi dan sosial.









BAB III
PENUTUP
C.      Simpulan
Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka dalam Praktik Pengalaman Lapangan dapat diambil beberapa simpulan antara lain:
1.      Dalam kegiatan PPL, mahasiswa sebagai calon pendidik dapat memperoleh pengalaman secara langsung tentang hal-hal seperti:
a.       Pengalaman mengajar
b.      Membuat satuan layanan
c.       Membuat satuan pendukung
d.      Interaksi antara warga sekolah yang satu dengan yang lainnya baik kepala sekolah, pendidik, staf administrasi, peserta didik, dan lain-lainnya
2.      Dengan adanya kegiatan PPL, maka mahasiswa dapat mengetahui secara langsung sikap, kepribadian serta karakter peserta didik yang berhubungan dengan kemampuan belajarnya.
3.      PPL merupakan salah satu usaha untuk menerapkan teori yang diperoleh selama di bangku kuliah.
4.      Dengan adanya PPL, calon pembimbing (konselor) disamping dapat mengetahui administrasi sekolah secara umum, juga dapat mengetahui tugas pendidik dan administrasi secara khusus.
5.      Melalui PPL, calon pembimbing (konselor) dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya, keterampilan dalam mengajar sekaligus sebagai tolok ukur dalam membimbing selanjutnya.








 

D.    Saran
1.      Kepada rekan-rekan mahasiswa yang melaksanakan PPL hendaknya mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi mental maupun penguasaan materi yang akan disampaikan.
2.      Kepada sekolah tempat PPL hendaknya memberi alokasi waktu khusus untuk bidang bimbingan dan konseling sehingga peserta didik pada khususnya dan komponen sekolah lain pada umumnya dapat memahami tentang arti pentingnya bimbingan dan konseling.
3.      Terakhir bagi rekan mahasiswa yang akan menjalani program PPL, hendaknya menjadi tamu yang baik dan tidak mengecewakan tuan rumah.














DAFTAR PUSTAKA

Depdiknas. 2004. Standar Kompetensi Guru Pemula SMP-SMA. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Pendidikan Tinggi.
LPPM. 2010. Pedoman Kuliah Kerja Nyata (KKN) IKIP Mataram Tahun 2010. Mataram: IKIP Mataram.
LPPM. 2010. Pedoman Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan Mahasiswa IKIP Mataram. Mataram: IKIP Mataram.
________. 2005. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
________. 2005. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar